Komunitas Bisnis dan Informasi Unik

Petunjuk Jalur Air Terjun Kucur Lawe

by Arik Suefendi , at 1:18:00 PM , has 0 komentar
Kucur Lawe adalah nama sebutan untuk air terjun yang terletak di Blitar bagian utara. Lebih tepatnya berada di kawasan Perhutani setelah perkebunan milik PT. Rotorejo. Cakupan wilayah dan akses menuju air terjun ini bisa ditempuh melalui Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari. Bisa langsung menuju arah bendungan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) Ngusri kemudian pilih jalur kiri (ke arah barat) sampai menuju arah Rotorejo.

Pada tanggal 23 Oktober 2016 Komunitas BLK (Bocah Lereng Kelud) melakukan penelusuran menuju air terjun Kucur Lawe. Memang air terjun Kucur Lawe ini belum banyak diketahui oleh masyarakat luas, sehingga akses menuju lokasi air terjun bisa dibilang masih perlu dikembangkan. Kucur Lawe belum merupakan tempat wisata namun potensi dari air terjun ini dipastikan memiliki daya tarik tersendiri khususnya bagi petualang maupun pecinta alam.

Terdapat jalanan setapak yang biasa dilalui pencari kayu bakar maupun pekerja perkebunan sebelum akses menuju air terjun. Pun juga jalanan setapak yang biasa dilalui oleh para pemburu lokal (membasmi hama celeng/babi hutan) sesudah area perkebunan. Kendala yang harus dilewati untuk menuju air terjun adalah penyeberangan sungai Njari yang harus dilakukan berulang kali. Anda harus benar-benar paham medan hutan jika ingin sampai di lokasi air terjun ini. Namun jangan khawatir, jika sudah terbiasa melakukan jelajah alam maka Anda juga pasti bisa mengunjungi air terjun ini dengan mudah.
Air Terjun Kucur Lawe
Air Terjun Kucur Lawe

Petunjuk Jalur Air Terjun Kucur Lawe

Perjalanan menuju air terjun Kucur Lawe bisa dimulai dari manapun. Jika Anda berasal dari luar kota, silahkan datang ke Blitar langsung ambil jalur dari perempatan Pasar Talun. Dari Talun bisa langsung ambil arah utara menuju Kecamatan Gandusari lalu masuk wilayah Desa Gadungan.

Jika sudah berada di wilayah Desa Gadungan, Anda bisa bertanya untuk arah menuju Bendungan PLTA Ngusri. Belum ada tanda penunjuk jalur wisata karena memang air terjun Kucur Lawe belum merupakan tempat wisata. Bisa jadi Anda membaca artikel ini juga berawal dari pencarian informasi mengenai air terjun Kucur Lawe. Pernah mendengar tentang adanya air terjun bari di Blitar, mungkin dari mulut ke mulut? Atau dari beberapa foto  maupun video yang Anda jumpai di media jejaring sosial.
Selfie Kucur Lawe
Selfie Kucur Lawe

Sesampai di area bendungan PLTA Ngusri, terdapat pertigaan sebelum bendungan. Nah di titik inilah penentu arah menuju air terjun Kucur Lawe (belum ada petunjuk jalur ketika artikel ini dipublikasikan). Silahkan mengambil jalur kiri (ke arah barat) melewati plengsengan atau dalam istilah jawa biasa disebut pleret. Ingat, ini adalah titik sebelum bendungan PLTA Ngusri atau sebelah selatan bendungan. Anda juga bisa mampir di area bendungan PLTA ini untuk berfoto ria alias selfie.

Penelusuran BLK ke Air Terjun Kucur Lawe


Jadi untuk arah menuju air terjun Kucur Lawe bisa mengambil jalur ke kiri ketika berada di pertigaan sebelum bendungan. Sedangkan jika lurus ke arah utara akan menuju Perkebunan Jurang Banteng, melalui sisi kanan atau timur bendungan Ngusri. Terdapat bocoran informasi bahwa di area perkebunan Jurang Banteng kelak bakal dijadikan lokasi pengembangan budidaya pisang. Bisa jadi sekaligus industri pembuatan minuman dari buah pisang. Tidak menutup kemungkinan area ini juga akan menjadi tempat tujuan wisata edukasi budidaya pisang, semoga ;)

BACA JUGA: Galeri Foto Penelusuran Kucur Lawe

Melanjutkan perjalanan menuju air terjun Kucur Lawe, setelah mengambil jalur kiri sebelum bendungan PLTA Ngusri, Anda bisa terus mengikuti jalan menuju arah barat laut (lor kulon dalam bahasa warga sekitar) hingga sampai di percabangan jalan. Percabangan jalan ini akan Anda jumpai kurang dari 1 km setelah pertigaan sebelumnya di Bendungan Ngusri. Di percabangan jalan ini juga yang menentukan arah menuju air terjun Kucur Lawe. Silahkan lurus saja menyisir perkebunan, karena jika Anda mengambil jalur kiri itu akan menuju wilayah daerah perkampungan Njari (bagian wilayah pemukiman dari dusun Sukomulyo, Gadungan).

Petunjuk Jalur Bendungan PLTA Ngusri


Untuk lebih jelasnya silahkan lihat foto berikut ini. Perhatikan tanda tambahan untuk membantu mempermudah petunjuk jalur menuju air terjun Kucur Lawe. Dibutuhkan waktu kurang lebih sekitar 1 jam dari awal pendakian di tempat penitipan kendaraan di pemukiman penduduk menuju air terjun Kucur Lawe. Anda harus menyisirarea perkebunan kopi dan jabon milik PT Rotorejo. Sehabis area perkebunan Anda akan memasuki kawasan alas atau hujan milik perhutani.


Nah disela-sela perjalanan ini Anda juga harus menyeberangi sungai kecil hingga beberapa kali. Jangan khawatir, letih lelah dan rasa capek menuju Kucur Lawe dijamin musnah ketika Anda sampai di lokasi air terjun. Lokasi sekitar air terjun ini masih sangat alami belum diekplorasi sama sekali potensinya.

Setiba di lokasi air terjun Kucur Lawe Anda akan disuguhi pemandangan luar biasa alami hijau nan asri. Silahkan membuat arsip dokumentasi dengan berfoto selfie ria maupun mengambil video keceriaan berwisata alam. Dijamin ketika teman dan orang lain menyaksikan galeri foto dan video Anda maka mereka akan penasaran dan kepengin untuk turut mengunjungi air terjun Kucur Lawe.

Dan akhirnya perasaan puas dan bangga akan selalu terkenang ketika Anda membuka kembali galeri foto dan video Anda sampai kapanpun ;) Cukup dibutuhkan 1 jam perjuangan menaklukkan medan menuju air terjun demi kepuasan menikmati alam tak tergantikan. Demikian ulasan artikel mengenai petunjuk jalur menuju air terjun Kucur Lawe. Terima kasih telah menyimak ulasan tentang penelusuran ke air terjun Kucur Lawe, semoga bermanfa'at salam berbagi dan salam cinta.
Arik Suefendi
About
Petunjuk Jalur Air Terjun Kucur Lawe - written by Arik Suefendi , published at 1:18:00 PM, categorized as Info Internet , Info Remaja , Info Sekolah , Info Wisata , Peluang Bisnis , Wisata . And has 0 komentar
0 komentar Add a comment
Bck
Cancel Reply
Copyright ©2014 Komunitas Unik
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Supported by Komunitas Blog