Komunitas Bisnis dan Informasi Unik

Dialog Cerita Di-Stop Pak Pulisi Lucu

by Arik Suefendi , at 8:00:00 AM , has 0 komentar
Polisi adalah suatu pranata umum sipil yang mengatur tata tertib (orde) dan hukum. Kadangkala pranata ini bersifat militaristis, seperti di Indonesia sebelum Polri dilepas dari ABRI. Polisi dalam lingkungan pengadilan bertugas sebagai penyidik. Dalam tugasnya dia mencari barang bukti, keterangan-keterangan dari berbagai sumber, baik keterangan saksi-saksi maupun keterangan saksi ahli.

Oleh karena itu, di Indonesia dikenal pula Polisi Pamong Praja, satuan dikomandoi seorang Mantri Polisi Pamong Praja (MP PP) setingkat di bawah camat (dulu disebut Asisten Wedana). MP PP dulu bertanggung jawab kepada Wedana. Di Malaysia dan Brunei, polisi dikenal dengan istilah Polis Diraja.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) adalah Kepolisian Nasional di Indonesia, yang bertanggung jawab langsung di bawah Presiden. Polri mengemban tugas-tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia. Polri dipimpin oleh seorang Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Lambang Resmi Polri
Lambang Resmi Polri

Dialog Cerita Di-Stop Pak Pulisi Lucu

Berikut ini ada dialog dari komik cerita lucu seorang Polisi yang sedang menilang seorang pelajar. Polisi juga seorang manusia biasa, yang bertugas memberikan perlindungan dan keamanan di kalangan masyarakat. Meskipun dalam praktek kerja nyata masih ada beberapa ognum polisi yang menyalah-gunakan wewenang dan jabatan. Seperti halnya dalam dialog cerita berikut ini.

Pulisi : Stopppp!!!!!
Udin : Ada apa pak saya di-stop?
Pulisi : Mana surat-surat,sim ,ktp.?
Udin : Maaf pak saya tidak punya,
Udin : Saya masih sekolah.
Pulisi : Ya sudah kamu bapak tilang.

Udin : Sebentar pak di karenakan,
Udin : Isi dompet anak sekolah ga bakalan tebel.
Udin : Kita damai sajaya Pak.
Pulisi : Kamu punya uang berapa mau damai?
Udin : saya belikan rokok saja pak
Udin : Supaya ga mencolok.
Udin : Tuhh ada warung di seberang jalan.
Pulisi : Ya sudah beli rokok Marlboro ya,
Pulisi : Tapi motor tinggal disini.
(Udin langsung jalan menuju warung seberang jalan)
(Sambil pesen rokok Marlboro)
Polisi yang sedang mengatur lalu lintas di Thailand
Polisi Lalu Lintas di Thailand

Udin : Mas disuruh ngambil rokok dulu,
Udin : Marlboro 2 bungkus sama pak pulisi itu
(Sambil nunjuk ke arah pak pulisi)

Penjual Rokok : Yang mana?
Penjual Rokok : Jangan berani nipu.
Udin : Yang itu, (nunjuk arah pulisi lagi)
Udin : Saya tanya dulu ya supaya jelas.
Udin : Pak yang ini rokoknya?
Pulisi : Siiipppppp!!!

Udin : Tuhhh mas...
Udin : Ntar pak pulisi itu yang bayar.
Udin : (Balik badan)

Pulisi : Mana rokoknya???
Udin : (Ngasih 2 bungkus Marlboro)
Pulisi : Ya sudah jalan sana, hati-hati!
Pulisi : Terimakasih rokonya.
Udin : Iya pak saya minta maaf...
(Sambil gas polll...!!!)

Penjelasan:
Dari cerita berupa dialog di-atas terdapat beberapa kesalahan yang dilakukan bukan oleh pengendara tetapi justru kesalahan yang dilakukan oleh salah satu anggota polisi. Ya, tokoh Pulisi di atas seharusnya tetap menilang si pengendara yang melanggar tata tertib lalu lintas seperti tidak mempunyai SIM, tidak memakai helm dan lain-lain.

Namun dengan alih-alih perjanjian damai, si pelanggar berniat membelikan beberapa bungkus rokok kepada polisi. Tujuannya adalah agar polisi tidak jadi menilang si pengendara. Dengan cara ini mungkin si pelanggar lalu lintas berfikir uang yang dikeluarkan bisa lebih kecil jumlahnya dari pada membayar denda kena tilang.

Namun apa yang terjadi? Bahkan pada akhir cerita si pelanggar lalu lintas tidak mengeluarkan biaya sepeserpun sekalipun sudah melanggar lalu lintas. Yup, Pak Polisi yang berhasil dikerjai oleh pengendara dan lolosnya si pelanggar lalu lintas berkendara tanpa kelengkapan surat izin mengendara.

Disclaimer:
Karangan cerita diatas bukanlah anjuran yang bertujuan untuk mengajarkan penipuan, terlebih kepada seorang anggota polisi. Bukan juga cerita yang bertujuan untuk menjatuhkan martabat polisi. Bagaimanapun juga polisi adalah badan yang diperuntukkan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jadi masyarakat memang perlu dan membutuhkan kehadiran polisi di setiap daerah.
Humor Cover
Humor Cover

Kesimpulan:
Justru dari cerita diatas bisa kita tarik kesimpulan, bagi anggota polisi yang mungkin masih ada sebagian atau beberapa yang menerapkan praktek menyimpang dan menyalah-gunakan wewenang sebagaimana mestinya dari ketentuan bisa belajar dari contoh kasus kecil di atas. Polisi haruslah bisa bersikap adil dan bijaksana menjadi pengayom masyarakat.

Juga bagi para pelajar yang belum memiliki SIM tidak seharusnya tidak berkendara sendiri di jalan raya. Karena jika belum layak dan mengerti serta memahami betul peraturan lalu lintas, maka bisa membahayakan pengguna jalan yang lain. Oleh sebab itu pengetahuan tentang memahami dan mengerti pertauran lalu lintas yang benar adalah dengan mengurus SIM di kantor polres terdekat. Jadilah pengendara jalan yang baik dan mengerti tata tertib lalu lintas.

Pesan:
Perilaku penipuan sekecil apapun, dalam tingkat apapun dan dimanapun itu sesuatu yang tidak baik dan jelas dilarang agama dimana saja. Karena itu adalah tindakan yang merugikan orang lain. Sama, setiap dari kita (siapapun) sebenarnya dan pada dasarnya tidak mau bahkan marah jika menjadi korban penipuan. Penulis yakin dan percaya, masih lebih banyak ognum polisi yang baik dan melakukan tugas sesuai dengan wewenangnya dan mampu memberikan rasa nyaman bagi lingkungan dan menjadi pengayom untuk masyarakat.

Demikianlah opini dan motivasi dari cerita lucu berupa dialog antara pelajar dan polisi yang bisa dituangkan. Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran baik dari cerita ini. Secara pribadi penulis minta ma'af jika ada pihak yang merasa tersinggung dengan adanya tulisan ini. Terima kasih telah menyimak, salam berbagi dan salam cinta.
Arik Suefendi
About
Dialog Cerita Di-Stop Pak Pulisi Lucu - written by Arik Suefendi , published at 8:00:00 AM, categorized as Info Internet , Informasi Unik , Motivasi , Opini . And has 0 komentar
0 komentar Add a comment
Bck
Cancel Reply
Copyright ©2014 Komunitas Unik
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Supported by Komunitas Blog